Home » Blog » Pemain INDO ini pernah main di The International (TI) Dota 2

Pemain INDO ini pernah main di The International (TI) Dota 2

The International (TI) merupakan kompetisi major kasta tertinggi yang diadakan oleh valve untuk game Dota 2. Diadakan satu kali setiap tahunnya kompetisi ini banyak diikuti para tim profesional di seluruh dunia. Memiliki prize pool hingga lebih dari $40 Juta USD.

TI merupakan kompetisi yang ingin dimenangkan oleh seluruh pemain profesional dari setiap tim Dota 2. Diikuti oleh 18 tim dari berbagai perwakilan masing-masing regional kompetisi sangat seru untuk ditonton bagi kalian penggemar game MOBA apalagi para pemain Dota 2.

Sampai dengan The International 10 yang diadakan pada tahun 2021 belum ada tim Indonesia yang mendapatkan tiket undangan maupun sukses di babak kualifikasi untuk berlaga di kompetisi TI.

Meski belum ada tim yang berhasil lolos akan tetapi ada beberapa pemain asal Indonesia yang telah berhasil mengikuti kompetisi TI kesepuluh tersebut. Berikut adalah profil lengkap para pro player asal Indonesia yang pernah berlaga di kompetisi tertinggi Dota 2 The International.

Xepher (Kenny Deo)

Xepher (Kenny Deo)
tangkapan layar instagram Kenny Deo

Xepher merupakan nickname Dota 2 yang digunakan oleh Kenny Deo di berbagai ajang kompetisi. Pria yang lahir pada 27 Juni 1996 ini merupakan salah satu pemain asal Indonesia yang telah berhasil merasakan kompetisi Dota 2 The International.

Kurang lebih butuh 7 tahun untuk Xepher bisa menginjakan kaki di kompetisi paling bergengsi di game Dota 2 ini. Sebelumnya Kenny memulai petualangannya di ajang kompetisi Dota 2 pertama kalinya pada tahun 2014.

Kompetisi yang pertama kali ia ikuti adalah Asian Cyber Games Invitational: Best of the best bersama tim Sahara ZL. Setelah itu Xepher berbagabung dengan tim NXL selama kurang lebih satu tahun dan bergabung dengan tim RRQ di tahun 2015 sampai dengan 2018.

Pengalaman bermain Dota 2 selama lebih dari 7 tahun membuat cara bermainnya semakin baik. Beberapa prestasi bergengsi dia pernah peroleh seperti juara Dream League Season 10, Southeast Asia Cyber Arena 2018 Finals, One Esports Dota 2 SEA League, ESL One Summer 2021 dan masih banyak yang lainnya.

Baca juga: Apa itu META? Istilah umum sering digunakan di dunia game

Whitemon (Matthew Filemon)

Whitemon (Matthew Filemon)
tangkapan layar instagram Matthew Filemon

Matthew Filemon merupakan pria kelahiran 22 Juli 2022 yang menggunakan nickname Whitemon di setiap ajang kompetisi Dota 2. Bermain di tim yang sama dengan Xepher yaitu T1, Matthew berhasil merasakan bermain di kompetisi The International Dota 2.

Berbeda dengan Xepher, Whitemon baru terjun ke kompetisi Dota 2 pada tahun 2018. Evos Esports merupakan tim pertama Matthew mengikuti berbagai ajang kompetisi Dota 2. Akhirnya setelah beberapa kali berganti tim Whitemon di rekrut oleh T1 pada akhir tahun 2020.

Berbagai prestasi dia dapatkan setelah bergabung dengan T1. Mereka berhasil menjuarai kompetisi Dota Tier 2 maupun Tier 1. Sampai akhirnya berkompetisi di ajang The International Dota 2.

Fbz (Saeful Ilham) (Soon TI 11 Singapura tahun 2022)

FBZ main di the International
tangkapan layar instagram Saieful Ilham27

Saieful Ilham lahir pada 27 April 2021 merupakan pro player Dota 2 yang menggunakan nickname Fbz pada setiap kompetisi yang diikutinya. Dia memulai perjalanan karirnya pada tahun 2017 bersama tim Pandora Esports.

Setelah kurang lebih satu tahun bersama Pandora Esports. Fbz memutuskan untuk bergabung dengan tim Boom ID pada awal tahun 2018. Berbagai prestasi dia sudah dapatkan selama kurun waktu 2018-2022 bersama tim asal Indonesia ini.

Sampai dengan akhirnya dia mampu bersama dengan rekan-rekannya mendapatkan tiket mengikuti kompetisi The International 11 yang di selenggarakan pada bulan Oktober 2022. Fbz merupakan pemain ketiga yang pernah bermain di ajang TI.

Itulah para pro player berbakat kebangsaan Indonesia yang pernah menginjakan kaki di ajang The International kompetisi Dota 2 paling bergengsi dengan total hadiah yang besar dan diikuti oleh tim profesional di seluruh dunia.

Semoga di tahun-tahun berikutnya ada nama baru asal Indonesia yang bisa bermain di ajang bergengsi tersebut.

Terimakasih telah membaca artikel ini. Semoga bermanfaat.

Syamsu Amri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke atas